Batam, SEAJori – Bentrokan dua organisasi masyarakat (Ormas) terjadi di Pulau Setokok, Batam, Senin (14/9/2026) sore. Akibatnya dua orang tewas atas nama He dan E, sedangkan korban luka parah ada 6 orang.
Kericuhan berdarah ini diduga kuat karena masalah perebutan dan saling klaim penguasaan lahan. Kejadian spontan memanas berujung bentrok fisik.
Berdasarkan laporan yang dihimpun, massa dari kedua belah pihak saling membawa berbagai jenis senjata tajam seperti batang kayu, tombak, dan senjata kokang atau senjata angin rakitan. Suasana di sekitar tempat kejadian perkara sempat mencekam.
Akibat dari kejadian itu, dua korban tewas He dan E dilarikan ke Rumah Sakit terdekat di Graha Hermine, Batuaji. Saksi mata yang turut mengangkat korban mengatakan keduanya sudah tak bernyawa ketika sampai di sana.
“Dada kanan bocor. Sepertinya luka tembak. Sudah tak ada (tewas) ketika dibawa ke sini,” ungkapnya.
Dua korban tersebut tiba di Graha Hermine sekitar pukul 17.00 WIB. Kemudian pukul 19.00 WIB dipindahkan ke RS Bhayangkara di Nongsa untuk menjalani visum et revertum.
Pantauan di lokasi RS Graha Hermine tadi malam, kawasan rumah sakit terlihat dijaga polisi.
Sementara itu, korban luka dibawa ke beberapa rumah sakit yang berbeda. (*)






