Jakarta, SEAJori – Lembaga pembiayaan Astra Credit Companies (ACC) menghadirkan program pembiayaan emas kemilau bagi pelanggan mereka yang ingin berinvestasi emas dengan bunga ringan mulai 0,5 persen.
“Investasi emas kerap dipilih masyarakat sebagai salah satu cara menjaga nilai aset sekaligus mendiversifikasi investasi. Keterbatasan dana sering menjadi kendala bagi yang ingin mulai memiliki emas. Nah kami menyediakan pembiayaan untuk itu,” ujar Corporate Communication ACC, Made Wahyuni dalam peluncuran Pembiayaan Emas Kemilau ACC danaku di Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Peluncuran ini juga ditandai dengan diadakannya Workshop Investasi Emas: Aman, Cuan, atau Sekadar Tren?” yang membahas peluang sekaligus pentingnya memahami investasi emas secara tepat.
Executive Vice President Retention Business ACC, Vivi Elfira, mengatakan pembiayaan emas tersebut dihadirkan untuk memberikan alternatif bagi masyarakat yang ingin memiliki emas secara lebih mudah dan terencana.
“Investasi emas bukan hanya soal memiliki aset, tetapi juga bagaimana masyarakat dapat merencanakan keuangan dengan bijak. Karena itu, ACC memberikan kemudahan melalui pembiayaan emas Kemilau dari ACC danaku.”
Vivi menjelaskan, kehadiran Kemilau sejalan dengan misi ACC, “To Promote Credit for A Better Living”, dengan memberikan akses pembiayaan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
Vice President Retention Business ACC, Muhammad Dimas Purbayanto, dalam kesempatan tersebut turut memaparkan mengenai investasi emas dan pembiayaan Kemilau dari ACC danaku. “Produk kami menawarkan pembiayaan emas Antam dengan bunga mulai 0,5 persen per bulan serta pilihan tenor hingga 8 tahun,” ungkapnya.
Menariknya, pelanggan ACC dapat memperoleh fasilitas uang muka mulai 0 persen. Pengajuan pembiayaan juga tidak memerlukan jaminan maupun survei.
Dalam pembiayaan ini, pelanggan tidak dikenakan biaya cetak dan biaya pengiriman emas.
“Yang terpenting bukan sekadar ikut tren investasi emas, tetapi memahami tujuan investasi dan memastikan skema pembiayaan sesuai dengan kemampuan finansial,” ujar Made Wahyuni. (*)



