Florida, SEAJori – Departemen Perhubungan Amerika Serikat Bidang Penerbangan Sipil (FAA) dan Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) langsung menyelidiki penyebab kecelakaan pesawat pribadi Learjet 60 di Miami, Florida, saat melakukan penerbangan dari Austin, Texas ke Kepulauan Bahama, Minggu (1/11/2026) waktu setempat.
Kantor Sheriff Palm Beach County menyebut lokasi kecelakaan jatuhnya Learjet 60 di dekat Military Trail, antara Cresthaven Boulevard dan 10th Avenue North, Miami. Benturan pesawat bahkan menyebabkan kerusakan jalan hingga membentuk kawah di pintu masuk sebuah kompleks perumahan.
Analis penerbangan sekaligus mantan inspektur jenderal Departemen Transportasi AS, Mary Schiavo mengatakan, rekaman kamera dasbor (dashcam) dapat menjadi bukti penting bagi penyelidik untuk merekonstruksi kejadian naas yang menyebabkan 9 orang tewas dan 600 warga lokal mengungsi tersebut.
“Penurunan pesawat yang sangat tajam menunjukkan adanya kemungkinan pilot kehilangan kendali,” ujar Mary seperti dikutip dari CNN, Senin (2/11/2026).
Sebelum kecelakaan terjadi, kawasan tersebut dilaporkan mengalami badai dan mendung disertai hujan deras. Pesawat juga sempat melintasi sel badai yang lebih kuat beberapa menit sebelum mulai kehilangan ketinggian. Meski demikian, belum dapat dipastikan apakah kondisi cuaca menjadi penyebab kecelakaan.
FAA sebelumnya telah mengeluarkan peringatan terkait potensi badai petir dan ancaman penerbangan di wilayah Miami. Kondisi penumpukan es pada sayap dan permukaan pesawat juga menjadi perhatian dalam penyelidikan.
Sementara itu, NTSB di Januari 2024 lalu pernah menerbitkan peringatan keselamatan mengenai risiko penumpukan es selama penerbangan. Kondisi tersebut dapat menyulitkan pilot mengendalikan arah dan kecepatan pesawat, bahkan menyebabkan pesawat kehilangan kemampuan mempertahankan ketinggian.
Saat musim dingin, sebelum pesawat mengudara, disarankan proses de-icing dari badan dan sayap pesawat.
Terkait peristiwa ini, FAA dan NTSB langsung berkoordinasi untuk penyelidikan. Dijadwalkan tiba di lokasi Minggu dan Senin, sementara konferensi pers direncanakan berlangsung pada Senin (2/11/2026) waktu setempat.
Sementara itu, seluruh jalur kendaraan di Military Trail, baik arah utara maupun selatan, ditutup hingga pemberitahuan lebih lanjut. Pengendara diminta menghindari kawasan tersebut dan menggunakan jalur alternatif. (*)






