Jakarta, SEAJori – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin menerima penghargaan nasional dari Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) di Gedung Dewan Pers di Jakarta, Kamis (24/9/2026). Penghargaan ini atas dedikasinya menjadi Tokoh Penguatan Ekosistem Jurnalisme dan dalam mendukung keterbukaan informasi.
“Ini menjadi bukti nyata atas kinerjanya yang transparan. Mampu bersinergi yang kuat dan akrab terhadap semua insan pers di Kepri sebagai provinsi perbatasan,” ujar Ketua IJTI Korwil Sumatera, Gusti “Oca” Yennosa ketika dihubungi sore tadi.
Menurut Oca, pemberian penghargaan ini didasari atas rekam jejak dan catatan kinerja impresif Polda Kepri di bawah komando Irjen Pol Asep Safrudin. Di samping fokus penegakan hukum, ia berhasil memimpin pengungkapan berbagai kasus kejahatan besar, mulai dari peredaran narkotika jaringan internasional, kejahatan jalanan, pencurian fasilitas umum, hingga penanganan kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Selama memimpin, Asep konsisten menekankan keterbukaan informasi dan komunikasi aktif dengan media merupakan kunci utama penyampaian perkembangan penegakan hukum secara akuntabel. Pendekatan humanis dan transparan ini dinilai efektif meningkatkan kepercayaan masyarakat (public trust) terhadap kinerja kepolisian di daerah.
“ Peran kepolisian dalam menjamin akses informasi yang akurat, berimbang, dan tepercaya bagi publik di tengah pesatnya perkembangan arus informasi digital saat ini sangat penting. Baik polisi maupun insan pers adalah mitra yang harus bersinergi dalam memberikan informasi terhadap publik,” ujar Asep saat menggelar Coffee Morning bersama media di Mapolda Kepri, beberapa pekan lalu.
Kedekatan Irjen Pol Asep Safrudin dengan jurnalis sejatinya bukan hal baru. Sebelum dipercaya menjabat sebagai Kapolda Kepri, ia pernah mengemban tugas sebagai Kapolresta Barelang. Pada masa itu, ia dikenal sangat aktif berkomunikasi dan berdiskusi dengan awak media dalam mengawal berbagai kegiatan kepolisian maupun penanganan perkara di wilayah Kota Batam.
Oca megatakan, penghargaan ini sangat layak diberikan kepada Kapolda Kepri karena kepribadiannya yang inklusif dan merangkul seluruh insan pers.
“Beliau itu orangnya sangat ramah dengan semua media dan tidak membeda-bedakan, selagi tujuannya sama yaitu menciptakan kondisi kamtibmas yang kondusif di Kepri,” ujar Oca.
“Selain berdedikasi tinggi, beliau bisa berbaur dengan cepat tanpa memandang asal media wartawan tersebut. Karena sudah kenal lama, saya tidak kaget beliau meraih penghargaan ini,” tambahnya.
Penghargaan khusus dari IJTI ini sekaligus menegaskan bahwa komunikasi publik yang sehat antara jajaran kepolisian dan media massa merupakan fondasi penting dalam keterbukaan informasi penegakan hukum untuk mewujudkan ekosistem informasi yang edukatif dan menyejukkan bagi warga Kepri. (*)






